Thursday, February 7, 2013

Ingin Sukses? Sedekah!


SIAPA yang tak ingin hidup bahagia, sukses, pintar, kaya, sehat, selamat, sejahtera dunia akhirat? Siapa yang tak ingin terhindar dari duka lara, kegagalan,kekurangan, marabahaya, bencana, kecelakaan, wabah penyakit?

Tuhan Sang Maha Penentu Segalanya, melalui lisan Nabi-Nya berulang-ulang telah menganugerahkan salah satu diantara resep nya "Sedekah" Setiap kita diberiNya rejeki, 5-10 persen (syukur-syukur lebih), berikan pada yang berhak diberi. Lakukan terus-menerus secara konsisten, sebab "Resep" ini biasanya manjur setelah dipraktikkan berkali-kali.

Kenapa 5-10 persen? Ini bagi kelas pemula, Bagi kelas berat, misalnya para sahabat Nabi dan para ulama-ulama salafus solihin, sodaqoh mereka persis seperti yang diungkapkan Al Qur'an" seperlima (20 persen), atau seperempat (25 persen), atau sepertiga (33,33 persen), atau separo (50 persen). Malah ada yang 100 persen! Sekedar contoh: Abu Bakar As Sidiq dari kalangan sahabat Nabi, Ibrahim bin Adham dari kalangan Sufi.

Sedekah itu buahnya di dunia dan akhirat. Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin kurang lebih menjelaskan begini; kalau kita sedekah Rp.1.000 kepada orang lain, di dunia ini minimal Tuhan akan memberi kita ganti Rp.1.000 x 10 = Rp.10.000. Di akhirat nanti Tuhan menyediakan pahala minimal 10 x lipat. kalau kita sedekah Rp.1.000 kepada sanak kerabat yang membutuhkan, Tuhan minimal akan melipatkan ganti di dunia dan pahala di akhirat 100 x, jadi di dunia kita dapat ganti Rp.1.000 x 100 = Rp.100.000, kalau kita sedekah Rp.1.000 kepada seorang ulama, dilipat minimal 700 x = Rp.700.000. Itu semua perhitungan paling apes, minimal semakin ikhlas bersedekah, semakin besar kelipatan ganti dan pahalanya. Tentu yang menilai seberapa ikhlas kita hanya Tuhan semata.

Mengenai sedekah sangat-sangat banyak ayat-ayat Al Qur'an membicarakannya. Malah selalu mengingatkan dalam setiap paragrafnya. Hadits! Begitu banyak Hadits Nabi SAW mengenai ini, diantaranya kurang lebih sebagai berikut: Obatilah penyakitmu dengan sedekah, tolaklah bencana dengan sedekah , sambunglah persaudaraan dengan sedekah, hindarkan dirimu dari neraka dengan sedekah, sukseskan keinginan dan cita-citamu dengan sedekah, sodaqoh sir (rahasia, maksudnya tidak ada orang yang tau, termasuk yang menerima sedekah) itu memadamkan murka Tuhan, ahli sedekah itu dekat dengan Tuhan-manusia-malaikat-surga dan jauh dari neraka!

Kalau kita terus-menerus sedekah, mudah-mudahan kita digolongkan sebagai hamba Tuhan yang murah hati. Sebab, jadi bakhil pelit itu sangat-sangat berbahaya! Orang bodoh + malas beribadah tetapi suka sedekah itu lebih disukai Alloh daripada orang pintar + rajin beribadah tapi pelit. Orang yang murah hati itu tempatnya di surga, Orang pelit itu tempatnya di neraka.
Investasisedekah.com Klik   Disini

Wednesday, January 2, 2013

Sisi Baik Sedekah

Jika segala sesuatu yang berkaitan dengan amal perbuatan, hampir dipastikan ada sisi positif dan negatifnya, namun tidak demikian halnya dengan sedekah. Sedekah merupakan amal perbuatan yang di lihat dari sudut pandang manapun, yang terlihat adalah sisi baik dan positif. Baik dari pihak yang mengeluarkan sedekah, maupun dari pihak orang-orang yang diberinya sedekah.

Dan perlu diketahui bahwa untuk menjadi seorang muslim yang dermawan, tidak harus menunggu datangnya
harta yang berlimpah dan menyulap dirinya menjadi kaya raya terlebih dahulu. Sebab orang yang hidup pas-pasan pun bisa mendadak menjadi seorang dermawan bila dirinya mau sedikit saja berbagi dengan saudaranya yang muslim.

Rasulullah saw bersabda : Barang siapa yang memberi makanan roti pada saudaranya (yang muslim) sehingga membikinnya kenyang, dan memberinya minuman air sehingga menyegarkan, Maka Allah Menjauhkan kepada orang yang memberi dari siksaan api neraka dengan jarak tujuh parit', setiap parit sekitar tujuh ratus tahun perjalanan. (HR.An-Nasa I dan Al-Hakim)

Dengan demikian, untuk mengambil sisi baiknya dan keagungan dibalik sedekah, tidaklah seseorang menunggu harta menumpuk. Sebab tidak ada himbauan untuk mengumpulkan harta terlebih dahulu, baru bersedekah. Agar lebih mantap lagi, tak ada salahnya kita berkaca pada orang-orang yang mempunyai keimanan dan ketaqwaan yang tangguh, hingga tak ada setitikpun rasa sayang terhadap harta benda, yang membuat mereka terhalangi dari kebaikan sedekah.
Investasisedekah.com Klik   Disini